Pengertian, Tujuan dan Contoh Data Kualitatif dalam Penelitian

Posted on

BelajarOnline – Dalam setiap penelitian pasti akan memberikan sebuah data pendukung yang akan membuatnya lebih dipercaya yaitu berupa data kuantitatif maupun kualitatif. Dalam metode kualitatif akan cenderung mengarah pada pemahaman sebuah permasalahan secara mendalam.

Pengertian, Tujuan dan Contoh Data Kualitatif dalam Penelitian

Tipe penelitian kualitatif bisa dilihat dari cirinya yaitu berupa riset yang memberikan deskripsi, menambahkan analisis, dan contoh data kualitatif berupa penjelasan berdasarkan konsep penelitian dengan penggunaan metode tersebut. Bertujuan untuk menciptakan pemahaman lebih luas terhadap jenis permasalahan yang sedang dibahas sehingga tidak heran jika Anda akan jarang menemukan angka dibandingkan huruf di dalam penelitian tersebut.

 

Ciri-ciri & Contoh Data Kualitatif Sebuah Penelitian

Sebelum masuk ke dalam contoh data kualitatif, Anda sebaiknya memahami terlebih dahulu ciri-cirinya sehingga penelitian yang sedang dibuat tidak harus mengalami banyak revisi. Salah satu cirinya yaitu menggunakan sumber dari lingkungan ilmiah misalnya terkait beberapa peristiwa kejadian dalam situasi & kondisi sosial yang ada.

Sementara poin penelitian dapat dilakukan dengan membuat interaksi langsung yang berkaitan dengan tempat kejadian. Anda juga perlu menggali sumber lainnya yang masih ada kaitannya dengan peristiwa sesuai topik bahasan dalam kajian penelitian. Ingin tahu lebih banyak ciri & contohnya? Simak poin beserta penjelasan berikut.

 

Baca Juga : Urutan Teknik Analisis Data Kualitatif

 

1. Sifatnya deskriptif analitik

Metode penyusunan dilakukan langsung di lokasi dengan membuat analisis dari data hasil pengamatan, catatan lapangan, maupun dokumentasi yang sudah dikumpulkan. Isi dari analisis berupa informasi bukan besaran angka yang kemudian dicari perbandingan & hubungannya dengan beragam sumber untuk mencari hasil kesimpulannya.

Anda bisa memilih untuk membuat pemaparannya dalam sebuah narasi yang sesuai dengan kajian materi sehingga bisa memunculkan jawaban untuk beberapa pertanyaan yang tertulis dalam rumusan masalah. Contohnya bisa membandingkan kualitas produk bukan tentang kisaran harga.

 

2. Penekanan proses

Contoh data kualitatif untuk menyelesaikan penelitian berkaitan dengan pertanyaan tentang proses tetapi bukan hasil kegiatan. Tuntutan jawaban pertanyaan bisa merupakan gambaran suatu kondisi sebenarnya, tahapan-tahapan, prosedur, interaksi kejadian, dan beberapa alasan dari suatu pelaksanaan kegiatan.

Misalnya, kegiatan acara tersebut diselenggarakan di suatu gedung yang benar-benar bagus. Bukan penjelasan luasan maupun jarak gedung dengan angka.

 

3. Memiliki sifat induktif

Perjalanan mengumpulkan data penelitian dengan metode kualitatif bermula dari fakta empiris lapangan dengan mengetahui TKP secara langsung. Peneliti harus mempelajari beberapa proses temuan yang masih berlangsung alami dengan menulis beberapa poin penting.

Dari draf tersebut akan mudah membuat analisis, laporan, lalu menarik kesimpulan. Sifat induktif sendiri masksudnya adalah meskipun kumpulan data terpisah-pisah tetapi bisa saling berkaitan antara satu situasi dengan yang lainnya.

 

Baca Juga : Definisi dan Jenis Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian

 

4. Mengedepankan makna

Makna pada umumnya diungkapkan dari persepsi seseorang terkait pandangan akan suatu kejadian dalam kajian penelitian. Contoh data kualitatif bisa berupa peranan seseorang dalam tugasnya untuk membina anggota.

Misalnya, upaya pembinaan kepala sekolah kepada para staf pengajar untuk memajukan pendidikan. Data yang bisa diambil yaitu tentang informasi pengalaman dalam proses membina guru, alasan kegagalan dari suatu pembinaan dan lain-lain.

 

Dari beberapa poin yang menjelas ciri dan contoh data kualitatif di atas, Anda bisa memiliki gambaran lebih jelas untuk segera menyelesaikan penelitian. Pada intinya, metode kualitatif diambil dari gambaran alami tentang semua kejadian dalam proses berlangsungnya kegiatan yang menjadi topik bahasan.

Tujuannya untuk menemukan kelebihan & kekurangannya sehingga langkah perbaikan bisa ditempuh untuk kegiatan selanjutnya agar lebih baik dan mencapai manfaat yang ditargetkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.