Pengertian serta Contoh Konflik di Indonesia

Posted on

Pengertian serta Contoh Konflik di Indonesia Konflik merupakan masalah sosial yang muncul akibat pertentangan pendapat dalam masyarakat ataupun negara. Biasanya konflik muncul karena tidak adanya rasa toleran dan saling memahami kebutuhan antar golongan.

Secara umum, konflik sendiri merupakan upaya salah satu pihak untuk menyingkirkan pihak lain entah itu dengan cara menghancurkan atau membuat lawan tak berdaya.

Intinya konflik merupakan sebuah proses dimana keadaan terus berubah menjadi tegang dan panas dengan berbagai permasalahan yang membutuhkan penyelesaian.

Sehingga bisa mendamaikan dan menyamakan persepsi antar kedua pihak yang sedang bertikai. Berikut ini beberapa contoh konflik di Indonesia.

 

Berbagai Contoh Konflik Di Indonesia

Pengertian serta Contoh Konflik di Indonesia

 

Konflik ada beragam jenis. Mulai dari konflik sosial yang secara umum terdiri atas konflik antar pribadi, politik, ras kelompok sosial, ras, agama, negara, parpol, organisasi, internasional, dan sebagainya.

Menurut Soejono Soekanto, konflik sosial merupakan bentuk proses sosial dimana individu atau kelompok sosial berusaha mencapai tujuanya dengan menantang individu atau kelompok lain disertai ancaman bahkan tindak kekerasan.

Sedangkan menurut Alabaness, konflik merupakan suatu kondisi dimana antar kelompok yang bermasalah belum mencapai kata sepakat yang berakibat pada semakin memanas dan meruncingnya masalah sampai mempengaruhi kehidupan kedua belah pihak.

Konflik pribadi terjadi karena perseteruan 2 individu mengenai masalah pribadi dan tidak menyadari kesalahan masing-masing.

Dalam konflik pribadi masing-masing individu akan berusaha menjatuhkan lawanya.

Contoh konflik di indonesia dengan jenis konflik pribadi yakni perselisihan paham, tawuran pelajar, dan sebagainya.

 

Baca Juga :

 

Konflik Politik

Konflik politik merupakan konflik antar individu atau kelompok yang mempunyai pandangan berbeda mengenai prinsip dan pandangan politik yang berujung pada perseteruan.

Politik sendiri memang masalah yang cukup mudah memicu ketegangan dalam bermasyarakat. Konflik politik ini mengaitkan beberapa golongan tertentu dari masyarakat hingga negara.

Contoh konflik di Indonesia bidang politik yakni perselisihan antar parpol saat merumuskan Undang-undang.

 

Konflik Antar Suku Bangsa

Konflik antar suku bangsa diakibatkan oleh perbedaan dalam kehidupan masyarakat yang terjadi antar suku. Perbedaan mulai dari bahasa daerah, adat istiadat, seni dan budaya lain.

Misalnya pernikahan yang terjadi antar suku Jawa dan Minang menyebabkan terjadinya perdebatan mengenai pakaian adat yang dipergunakan saat prosesi pernikahan.

 

Konflik antar Agama

Konflik antar agama merupakan konflik yang terjadi pada pemeluk agama satu dengan agama lain. Seperti yang Anda ketahui, di Indonesia ada banyak agama yang dianut oleh masyarakat.

Sehingga tidak heran, konflik agama seringkali terjadi di Indonesia. Perbedaan tersebut nantinya akan berdampak pada kehidupan sehari-hari misalnya, cara berpakaian, cara bersosialisasi, dan sebagainya.

 

Konflik Rasial

Konflik rasial merupakan konflik yang terjadi antar kelompok ras berbeda yang diakibatkan oleh berbagai kepentingan serta kebudayaan yang bertabrakan.

Konflik ini biasanya terjadi karena salah satu ras merasa lebih unggul dibanding ras lainnya.

 

Konflik Internasional

Konflik internasional merupakan konflik yang terjadi antar negara karena perbedaan kepentingan. Banyak kasus konflik internasional yang berawal dari konflik negara akibat masalah ekonomi dan politik.

Lama kelamaan konflik negara ini menjadi konflik internasional. Ini karena masing-masing negara mencari sekutu yang mempunyai visi misi sama.

Contoh konflik di Indonesia secara Internasional yakni ketika negara Indonesia dan Malaysia dalam memperebutkan pulau Sipadan dan Ligitan.

 

Konflik Antar Kelas

Konflik antar kelas merupakan konflik yang terjadi antar individu maupun kelompok yang mempunyai masalah dengan individu atau kelompok lain yang berada di kelas berbeda.

Kelas yang dimaksud yakni kedudukan seseorang dalam kelompok sosial baik secara vertikal maupun horizontal.

Contoh para buruh berunjuk rasa kepada pimpinan untuk menaikkan gaji mereka. Para buruh bisa diartikan kelas bawah sedangkan pimpinan kelas atas.

 

Baca Juga :

 

Demikian, contoh konflik di Indonesia. Anda jangan gegabah menganggap konflik-konflik tersebut merupakan konflik antar etnis dan antar agama semata. Tetapi konflik tersebut muncul akibat masalah yang lebih kompleks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.