Merancang Penelitian Contoh Studi Kasus yang Sistematis

Posted on

BelajarOnline – Dalam proses pembelajaran terdapat beberapa jenis penelitian yang harus dikerjakan. Salah satu jenis penelitian yang dapat dilakukan adalah penelitian studi kasus.

Menurut John W. Creswell, studi kasus adalah strategi penelitian dimana peneliti menyelidiki suatu peristiwa, aktivitas, proses, program, atau individu dengan cermat dan mendalam. Informasi yang terkumpul dari kasus tersebut harus benar-benar lengkap agar dapat memberikan hasil yang baik. Ada banyak contoh studi kasus yang dapat dijadikan referensi mengerjakan penelitian studi kasus.

 

Langkah-Langkah dalam Menyusun Contoh Studi Kasus yang Sistematis

Merancang Penelitian Contoh Studi Kasus yang Sistematis

Penelitian studi kasus dilakukan dengan subyek yang sempit dan khusus. Peneliti akan fokus dengan subyek tersebut. Dari penelitian ini akan diperoleh informasi yang mendalam. Subyek tersebut menjadi unit analisis dalam penelitian. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif karena cenderung deskriptif. Tinjauan pustaka yang digunakan sebagai pemandu agar penelitian masih berjalan sesuai fakta.

Dalam mengerjakan penelitian studi kasus, peneliti perlu merencanakan kebutuhannya dengan matang. Apabila masih belum familiar dengan penelitian studi kasus, peneliti bisa terlebih dulu mencari referensi dengan membaca berbagai contoh studi kasus yang telah dilakukan. Agar dapat melaksanakan penelitian dengan baik, berikut akan diuraikan dengan rinci mengenai langkah yang harus dilakukan dalam studi kasus.

 

1. Pemilihan kasus

Setiap peneliti yang melakukan penelitian pasti memiliki tujuan yang ingin diperoleh. Tujuan tersebut dapat ditentukan dengan melihat permasalahan yang ada di masyarakat dan perlu diselesaikan. Berdasarkan tujuan ini, peneliti bisa memilih kasus yang akan dikaji. Adanya tujuan akan menjaga penelitian tetap fokus. Unit analisis bisa ditentukan sesuai dengan tujuan yang telah ditentukan. Kompleksitas dan ukuran obyek harus masuk akal sehingga penelitian dapat diselesaikan dalam waktu dan sumber yang tersedia.

 

Baca Juga : Definisi dan Jenis Teknik Pengumpulan Data dalam Penelitian

 

2. Pengumpulan data

Dalam berbagai contoh studi kasus, teknik yang dilakukan untuk mengumpulkan data adalah observasi, wawancara, dan analisis dokumentasi. Peneliti hadir sebagai instrumen penelitian. Peneliti yang melakukan studi kasus harus bisa memperoleh informasi sebanyak-banyaknya dari obyek yang sangat khusus. Peneliti juga harus bisa menyesuaikan teknik pengumpulan data dengan permasalahan yang ada selama proses.

 

3. Analisis data

Apabila data dan informasi yang dibutuhkan telah terkumpul, peneliti dapat mulai untuk mengklasifikasi dan mengorganisasi data. Tujuannya adalah agar informasi tersebut dapat dikelola. Klasifikasi dan organisasi dapat dilakukan secara kategori atau kronologi. Pengelolaan yang dilakukan salah satunya adalah agregasi yaitu proses untuk menyimpulkan informasi khusus menjadi informasi yang menunjukkan pola umum. Peneliti juga dapat memulai analisis ketika penelitian studi kasus masih berlanjut dan masih terjadi di lapangan.

 

Baca Juga : Pengertian Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli

 

4. Perbaikan data

Setelah dilakukan analisis data dari studi kasus yang telah dilakukan, sebaiknya ada proses penguatan dan penyempurnaan. Langkah ini dilakukan agar informasi semakin lengkap dan dapat menggambarkan penelitian studi kasus dengan baik. Pengumpulan informasi setelah analisis data terkadang mengharuskan peneliti membuat kategori baru karena informasi baru tidak bisa diklasifikasikan ke kategori lama.

 

5. Penulisan laporan

Laporan ditulis untuk menginformasikan tentang hasil penelitian studi kasus yang telah dilakukan. Dalam contoh studi kasus sebelumnya, laporan dibuat dengan bahasa komunikatif tetapi tetap mendeskripsikan gejala yang ada secara gamblang. Laporan ini diharapkan dapat menyediakan semua informasi yang telah diperoleh kepada pembacanya dengan mudah.

Penelitian studi kasus dapat dilakukan dengan lancar jika mengikuti langkah-langkah tersebut. Selain mengikuti langkah yang ada, banyak membaca referensi contoh studi kasus juga dapat menjadi acuan dalam penelitian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.