Contoh Instrumen Penelitian yang Biasa Digunakan Peneliti

Posted on

BelajarOnline – Instrumen penelitian merupakan hal-hal yang diperlukan untuk mengumpulkan data dalam penelitian. Instrumen penelitian memiliki hasil yang nantinya akan dianalisa berdasarkan dari metode penelitian yang digunakan.

Maka dari itu, bisa dibilang jika instrumen penelitian adalah syarat penting dalam berlangsungnya sebuah penelitian apapun jenisnya. Baik itu karya tulis, skripsi, thesis, disertasi, dan penelitian lainnya. Apakah Anda adalah salah satu orang yang berencana meneliti sesuatu? Tahukah Anda apa saja contoh instrumen penelitian yang biasa digunakan oleh para peneliti?

4 Contoh Instrumen Penelitian

Contoh Instrumen Penelitian yang Biasa Digunakan Peneliti

1. Menggunakan Buku Catatan

Buku catatan menjadi contoh instrumen penelitian sederhana yang memiliki banyak manfaat. Seorang peneliti haruslah mempunyai buku catatan penelitian yang berguna untuk menuliskan segala sesuatu yang berhubungan dengan kajiannya. Seberapa lamapun penelitian Anda berlangsung, menuliskannya di buku akan mempermudah penelitian tersebut. Seringkali hal-hal kecil yang sebenarnya penting terlewat begitu saja.

Dengan menulis di buku itu Anda tidak akan menghilangkan detail tersebut. Buku catatan itu mungkin tidak akan terlalu terlihat manfaatnya di awal-awal, namun jika Anda sudah memasuki tahap analisis data maka segalanya akan lebih mudah. Pengumpulan data di buku catatan akan membantu menyaring data mana yang perlu dimasukkan ke dalam penelitian dan mana yang tidak. Dengan begitu maka kualitas data Anda tidak perlu diragukan lagi.

 

2. Menggunakan Panduan Wawancara

Panduan wawancara juga bisa menjadi instrumen penelitian lain yang tak kalah penting. Wawancara atau interview membutuhkan panduan yang dibuat sebelum peneliti terjun langsung untuk menemui narasumber. Panduan tersebut bisa membantu para peneliti pemula yang kesusahan dalam mengatur wawancara mereka. Biasanya penelitian yang menggunakan panduan wawancara tergolong dalam penelitian yang menggunakan pendekatan kualitatif. Struktur panduan tersebut akan mengikuti kebutuhan penelitian saat mewawancarai narasumbernya nanti. Pastikan susun panduan tersebut agar narasumber merasa nyaman saat diberi pertanyaan nantinya.

 

Baca Juga : Bagaimana Contoh Tujuan Penelitian yang Baik dan Benar

 

3. Menggunakan Alat Perekam

Contoh instrumen penelitian lain yang tidak bisa diabaikan adalah alat perekam. Alat rekam yang digunakan bisa berupa kamera, video recorder, hingga perekam suara. Instrumen penelitian tersebut tentu saja akan memudahkan peneliti saat mengumpulkan data yang dibutuhkan. Dengan merekam apa yang mereka cari maka nantinya peneliti akan mudah melakukan transkrip data ke dalam penelitiannya.

Akan tetapi jangan lupa untuk meminta izin pada narasumber untuk merekam terlebih dahulu. Jangan melakukannya secara diam-diam karena akan melanggar etika. Kekurangan dari penggunaan alat rekam ini adalah tingkat kejujuran data yang mereka dapat. Dengan memberitahu penggunaan alat tersebut maka narasumber bisa saja menjawab sekedarnya dan terkesan menjaga perkataannya. Hal itu secara tidak langsung membuat data yang dikumpulkan berkurang.

 

4. Menggunakan Angket

Angket adalah contoh instrumen penelitian yang paling sering digunakan peneliti. Pemakaian angket atau kuesioner biasanya dilakukan bagi penelitian yang menggunakan pendekatan kuantitatif. Angket bisa berbentuk pertanyaan yang sifatnya terbuka dan tertutup. Untuk jenis angket terbuka akan memberi kesempatan untuk responden menuliskan jawaban sesuka hati mereka.

Berbeda dengan angket tertutup yang terdiri dari opsi pilihan. Jadi responden hanya diperbolehkan memilih satu dari beberapa opsi yang tertera disana. Sebenarnya tidak ada patokan khusus dari struktur angket yang sesungguhnya. Akan tetapi setidaknya identitas dari responden tidak harus dituliskan untuk menjaga tingkat kerahasiaannya.

 

Baca Juga : Pengertian Penelitian Kuantitatif Menurut Para Ahli

 

Demikianlah sedikit penjelasan tentang 4 contoh instrumen penelitian. Apapun contoh yang Anda gunakan nantinya tetap ikuti kaidah yang ada agar nantinya penelitian tersebut bisa mendapat hasil yang maksimal. Selamat memulai penelitian Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.