7 Cara Mempertahankan Bisnis Di Tengah Krisis Corona

Written by Munja on February 17, 2021 in LIP with no comments.

“Cara membacanya sederhana saja, bila hanya 10 persen dari complete produksi organik maka ninety persen produksi pangan kita berpotensi mengandung polutan,” pungkasnya. Dengan kata lain, lanjutnya, Indonesia penuh dengan produsen makanan skala kecil yang menawarkan solusi siap pakai untuk masalah-masalah yang mengkhawatirkan. Atau, memiliki makanan lokal yang sehat dan tidak bergantung pada rantai pasokan panjang yang berisiko terkena dampak drastis pandemi corona ini. Mengantisipasi atau mencegah kemungkinan krisis pangan selama maupun pasca-wabah COVID-19, ada beberapa langkah yang harus dilakukan pemerintah dalam jangka pendek. Kebijakan PSBB serta seruan untuk lebih banyak beraktivitas di rumah membuat ekonomi terkontrasi. Sebagian besar, sekitar 64%, melakukan penyesuaian upah dengan mengurangi jam kerja, gaji, atau memberikan cuti berbayar ataupun tanpa berbayar.

Pemerintah harus menerapkan kebijakan in any respect cost seperti pengadaan alat kesehatan penunjang pemeriksaan, ruang isolasi, dan Alat Pelindung Diri . Selain itu, menggratiskan biaya pemeriksaan baik yang terbukti maupun tidak, ataupun hal-hal yang bersifat pencegahan seperti pembagian masker murah dan sebagainya. Bahkan, per 26 Maret 2020, beberapa indeks pasar saham utama turun lebih dari 20 persen (year-to-date/YTD).

Banyak yang sedang mengalami krisis pada saat pamdemi

Mbak Loly yang bekerja sebagai pramuniaga produk tas bermerek di Mal Cijantung dirumahkan sejak 27 Maret 2020 dan hingga saat wawancara belum bekerja kembali. Sementara itu, Ibu Etni, pramuniaga alat kesehatan buatan Korea yang dirumahkan sejak pertengahan Maret 2020, hingga 31 Mei 2020 belum juga bekerja lagi. Kebetulan kedua responden ini bergerak di bidang yang sama, yakni pemasaran produk. Merumahkan karyawan tanpa memberikan upah dan/atau mengurangi upah merupakan cara umum untuk menekan biaya operasional usaha.

Demi memutus rantai penyebaran virus ini, pemerintah juga membuat peraturan di antaranya adalah social distancing, ibadah, belajar, dan bekerja dari rumah. Serta baru-baru ini di beberapa wilayah Indonesia juga menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar atau dikenal dengan PSBB . Hal ini yang membuat bisnis di industri pendidikan dan pelatihan lebih mampu bertahan saat perekonomian dalam kondisi yang buruk. Pasalnya, kebutuhan untuk belajar sesuatu hal yang baru tak akan surut di tengah-tengah masyarakat, meski dalam kondisi krisis sekalipun.

Anda bisa mulai dengan membeli mesin cuci dan pengering bekas tapi dengan kondisi yang masih baik. Tidak harus selalu membeli yang baru agar modal yang Anda keluarkan di awal juga tidak terlalu besar. Untuk lokasi bisnis, Anda bisa memanfaatkan tempat tinggal Anda sebagai permulaan, tidak harus langsung menyewa tempat. Di tengah kondisi sulit seperti ini, jangan lupa agar tetap mengalokasikan dana untuk asuransi.

Aktivitas-aktivitas perekonomian yang esensial dan rendah resiko pelakunya terpapar virus harus diberi perhatian lebih agar mendapat sentuhan kebijakan khusus. Dari berbagai aspek yang akan dibahas berikut, sektor pertanian adalah salah satu kandidat terkuat. Proses best perencanaan pembangunan yang berketahanan pandemi dapat diawali dengan studi terhadap kondisi politik, ekonomi, dan sosial budaya masyarakat, baik di tingkat lokal maupun nasional. Apabila pemerintah sudah memiliki data Slot Gacor akurat dan aktual tentang kondisi poleksosbud masyarakatnya, pengambilan kebijakan berketahanan akademi akan lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan.

Ketika sebagai dampak dari pandemi Covid-19, EIU merevisi pertumbuhan sektor manufaktur sebesar three.0% menjadi -1.5% (terkoreksi -4.5%) dan sektor jasa sebesar 7.2% menjadi 2.4% (terkoreksi -4.8%), pertumbuhan sektor pertanian hanya direvisi dari four.1% menjadi 3.2% (-0.9%). Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi agar tetap berjalan di tengah krisis ekonomi akibat wabah covid -19, pemerintah Indonesia telah mengeluarkan stimulus yang terangkum ke dalam three stimulus yaitu stimulus fiskal, non fiskal dan sektor ekonomi. Upaya yang dapat kita lakukan adalah dengan memiliki semangat ingin maju sehingga kita memiliki hasrat untuk belajar dan belajar terus. Kita sebagai masyarakatnya haruslah membantu pemerintah untuk mengejar ketertinggalan dari segala bidang dengan negara lain.

Contohnya, jika kalian belajar dengan tekun maka kalian membentuk diri sebagai pribadi yang intelektual serta berakhlak mulia. Selain perilaku hidup sehat, perilaku masyarakat juga berubah di era COVID-19 dalam penggunaan teknologi, terutama teknologi digital. Teknologi digital untuk komunikasi on-line, teknologi robot, dan peralatan teknologi berbasis tanpa sentuhan (non-contact) menjadi sama pentingnya dengan listik, air, dan bahkan oksigen. Perilaku hidup sehat tidak terbatas pada kesehatan fisik tetapi juga kesehatan psychological.

Comments are closed.